Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pertarungan Merebut Inerie hingga Sang Penjaga Arwah

Inerie/Google

KISAH Cinta bahkan diwarnai pedang dan pertempuran. Nun jauh di Yunani dikisahkan bagaimana Troy hancur berkeping-keping karena cinta yang menjelma menjadi bara dan peperangan. Bermula dari Paris Pangeran Troy yang jatuh cinta dengan Helen istri dari Menelaus raja Sparta.

Kisah cinta yang berujung tragedi perang tidak hanya dialami di Yunani tapi juga di Gunung Inerie Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Provinsi NTT, Indonesia. Kisah tersebut merupakan mitos yang berkembang di seputar wilayah ini.

Inerie adalah seorang gadis cantik yang dilahirkan dari seorang ibu bernama Roka. Paras cantik gadis itu mempesona setiap lelaki yang melihat wajahnya. Siapa saja yang akan melihatnya pasti jatuh cinta.

Ebulobo alias Emburombu (Gunung yang berada di dekat Inerie) merupakan seorang pria yang tidak mampu menahan rasa kala melihat gadis itu. Tak mau berlama-lama, ia memutuskan untuk mempersunting Inerie.

Hatinya hancur saat mengetahui gadis itu menolaknya. Selain itu pinangannya itu harus diurung karena ia tidak mampu membayar belis yang sesuai bagi sang pujaannya. Ditambah lagi ternyata ada orang ketiga dalam kisah percintaan itu.

Hatinya benar-benar murka saat mengetahui Masih adalah sosok pria yang menggagalkan rencananya itu. Pria itu adalah pengawal setia Ineria. Ebulobo tak mau menyerah, ia memalu gendrang perang dalam pertaruhan harga diri itu.
Perang Troy/Google

Darahnya semakin mendidih melihat Inerie ikut membantu Jaramasi rivalnya dalam pertempuran itu. Pertempuran yang sengit ketiga sosok yang dimabuk cinta ini berakhir dengan kekalahan Ebulobo.

Dalam beberapa catatan dikisahkan Inerie pada mulanya menebas kepala Ebulobo hingga menimbulkan luka yang dalam. Ebulobo membalasnya dengan memenggal kepala Inerie hingga berguling ke laut Sawu dan tenggelam ke dasar laut. (Luka-luka dan darah yang panas Ebulobo dipercayai hal yang menyebabkan asap yang terus keluar hingga sekarang)

Sedangkan dalam catatan yang lain dikatakan sejumput rambut Ebulobo dibabat habis dan jatuh di luar Aimere. Hal inilah menyebabkan Ebulobo sering mengeluarkan asap pertanda siaga untuk berperang kapanpun.

Sementara Jaramasi yang sekarang menjelma dalam sebuah batu besar yang berdiri di sisi selatan puncak gunung Inerie kemudian menjadi sosok yang terus menjaga sang kekasih (Inerie). Ia tidak hanya pengawal tapi juga jantung hati dan kesatria bagi Inerie.

Di sanalah ia dimakamkan dan dipercayai sebagai penjaga para arwah di puncak Inerie. Nama Jaramasih diambil dari kata Jara yang berarti Kuda dan Masi merupakan nama peria itu.

Kisah percintaan ini dituturkan di masyarakat lokal Ngada. Kisah di balik gunung yang tinggi menjulang sekitar 2.124 m (6.968 kaki). Gunung tertinggi di NTT ini tercatat mulai meletus pada tahun 1830.

Post a Comment for "Pertarungan Merebut Inerie hingga Sang Penjaga Arwah"