Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Rumah Adat Manggarai Memiliki Nilai Arsitektur yang Unik



Eastjourneymagz.com--Rumah adat Manggrai merupakan warisan leluhur. Rumah adat yang disebut dengan Mbaru Gendang atau Mbaru Tembong/Mabaru Niang ini menjadi pusat seluruh kegiatan di Kampung terutama kegiatan adat.

Mbaru Gendang memiliki nilai arsitektur yang unik. Pada dasarnya terdiri atas tiga ruang, Ruang Bawa (Yang disebut dengan Ngaung). Ruang Tengah (Ruang Tamu, Kamar Tidur) dan Ruang Atas yang bentuknya kerucut. Pada Ruang Tengah ini biasanga sudah dibagi kepada setiap clan suku yang ada di dalam kampung yang disebut dengan Panga. Di Rumah Gendang inilah tempat tinggal Tua Adat (Tua Golo) dan Tua Teno berada. 

Rumah adat orang Manggarai yang berbentuk kerucut sangat menyatu dengan bentuk Lingko. Antara rumah adat dan lingko tak terpisahkan maknanya. Ada satu kesatuan yang sangat menyatu antara rumah adat Mbaru gendang dengan Lingko.

Ketika bagian rumah adat yang berbentuk krucut dibuka bentuknya seperti Lingko yang merupakan sistem kebun orang Manggarai. Di sini sangat jelas dalam sebuah istilah yang sering di pakai dalam setiap ritual adat "Gendang One, Lingko Peang" atau "Mabru One, Uman Peang" yang berarti Rumahatau Mbaru Gendang tidak terpisahkan dari kebun.

Ketika Lingko di bongkar maka sistem itu tidak akan seimbang lagi. Begitu juga sebaliknya ketika rumah adat dibongkar maka tidak ada gunanya lagi mempunyai Lingko. Pertalian ini bukan saja sebuah warisan dari leluhur tetapi harus mencapai tahap pemaknaan yang begitu dalam kepada masyarakat Manggarai. Mbaru (Gendang) dan Lingko harus benar-benar dijaga sampai akhir hayat.

Post a Comment for "Rumah Adat Manggarai Memiliki Nilai Arsitektur yang Unik"