Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wisata Halal Jangan Sampai Merusak NTT


Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak keras konsep Wisata Halal di wilayah ini. Wakil Gubernur NTT Josef A Nae Soi dalam arahannya saat pembukaan kegiatan Musrembang Provinsi NTT tahun 2019 di Hotel Swiss Bellin Kupang, Sabtu (4/5/19)  mengungkapkan agar jangan samakan NTT dengan daerah yang lain.
Tidak berhenti di situ Josef menyatakan akan menyampaikan sikap resmi penolakan pemerintah NTT kepada presiden Jokowidodo.

Di hadapan Inspektur Jenderal Kementrian Dalam Negeri, Tumpak Haposan Simanjuntak, Staff Ahli Menteri Perencanaan Pembangunan Bidang Pemerataan dan Kewilayahan, Oktoriadi, serta para Bupati dan Walikota se-NTT, Josef mengatakan NTT tidak akan pernah menggunakan wisata halal meskipun itu adalah keputusan menteri. Pihaknya tetap menolak.

"Bukannya kami membangkang, tapi kami sesuaikan dengan kondisi yang ada," beber Josef.

Ia menambahkan NTT merupakan salah satu daerah yang menjunjung tinggi pluralisme dan menerapkan toleransi dengan sangat baik.

Apa yang telah ditrapkan di NTT sama seperti yang dinamakan di dalam Islam Lakum Dinukum Waliyadin, untukmu agamamu dan untukku agamaku dalam semangat yang telah berakar.

Sama juga dengan yang ada di dalam ajaran Kristiani sebagaimana dalam ungkapan cintailah sesamamu seperti dirimu sendiri. Tolerasni yang sudah ada itu sebut Josef tidak boleh diganggu.

"Jangan sampai NTT dirusak dengan hal-hal yang tidak perlu," tegas Josef.


Post a Comment for "Wisata Halal Jangan Sampai Merusak NTT"