Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Labuan Bajo Memantapkan Persiapan tuan rumah ASEAN Summit dan KTT G-20 yang digelar pada 2023

Labuan Bajo/ Foto Spesial
Eastjourneymagz.com- Labuan Bajo memantapkan persiapan sebagai tuan rumah ASEAN Summit dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang akan digelar pada 2023. Hal itu diungkapkan Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata (BOP) Labuan Bajo Flores, Shana Fatina kepada wartawan, Senin, 11 Agustus 2020.

Ia menuturkan sejumlah pembangunan dan peningkatan pelayanan di Labuan Bajo sedang digalahkan sebagai destinasi wisata premium. Bandara Komodo juga menjadi salah satu dalam agenda persiapan kedua iven Internasional ini.
Baca Juga
“Salah satunya, kesiapan Bandara Komodo menerima kedatangan penerbangan Internasional,” kata Shana Fatina dilansir dari berita Antara.

Ia mengakui seharusnya Bandara Komodo ini sudah bisa menerima penerbangan internasional pada akhir 2021. Rencana tersebut akhirnya batal lantaran Covid-19 dan ditundah hingga tahun 2021.

“Targetnya Februari 2021 Airport Komodo akan dikelola bersama Airport Changi dan Cardig untuk melayani penerbangan internasional," beber Shana.

Ia menambahkan ditargetkan tahun depan akan dilakukan perpanjangan runway dan apron. Sementara tahun ini melakukan perpanjangan runway 250 meter dan pemotongan bukit Telumpang.

"Untuk tahun ini yang dikerjakan Kemenhub perpanjangan runway 250 meter dan pemotongan bukit Telumpang sehingga pesawat bisa terbang dengan nyaman," Kata Shana.

Sumber daya manusia juga menjadi prioritas pelaku pariwisata di wilayah koordinasi BOP Labuan Bajo juga menjadi prioritas. Hal ini kata Shana seiring dengan rencana pembangunan wisata Labuan Bajo yang menyasar kunjungan wisatawan dengan tingkat pengeluaran yang tinggi.

“Kami juga mendorong pariwisata berkualitas yang menjaring kunjungan wisatawan dengan tingkat pengeluaran yang tinggi, setidaknya 1.500 dolar AS perkunjungan perorangan." kata dia.
Baca Juga
"Jadi saat ini kami selain mendorong penyediaan fasilitas premium, kami juga berupaya agar sumber daya manusia yang mengelola juga premium,” imbuh Shana.

Shana mengatakan  pihaknya juga tetap mengakomodasi backpaker dengan mempersiapkan sejumlah fasilitas dan atraksi wisata yang nantinya dapat dijangkau oleh para backpacker.

Dengan demikian tidak hanya wisatwan yang kantongnya tebal yang menjadi prioritas wisata Labuan Bajo.

Backpaker kata dia telah berperan besar dalam merintis berbagai potensi wisata di Flores.

“Jadi kami akan siapkan kantong-kantongnya sehingga seluruh wisatawan dari berbagai kalangan bisa menikmati wisata berkualitas premium di Flores dan juga memberikan nilai tambah karena interaksi dengan masyarakat dan kearifan lokal sambil menikmati kekayaan alam di Flores,” katanya.

Baca Juga

Post a Comment for "Labuan Bajo Memantapkan Persiapan tuan rumah ASEAN Summit dan KTT G-20 yang digelar pada 2023"

Suku Bajau yang Dapat Bertahan Lama di dalam Air, ini Alasannya
Viral Video Syur Mirip Youtuber Game Sarah Viloid
5 Tempat Wisata Indonesia yang Mirip Destinasi Luar Negeri
Sarah Viloid, Gamer Sukses yang Video Syur Miripnya Viral di Media Sosial
KPK Pastikan Expos Kasus Korupsi Bawang Merah Malaka Pada 10 Desember 2020
Chelsea Ndagung Tereliminasi dari Pop Academy Indosiar
Tradisi Berbagi Istri di Himalaya, Sang Adik Boleh Menikahi Istri Kakanya
Makna Lagu Ende Tenang Kole Chelsea Ndagung yang Bikin Air Mata Meleleh
GO"ET SENI SASTRA MANGGARAI
Mengenal Kaum Aghori, Suku Pemakan Mayat