Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ratusan Tempat Wisata di Jatim Dibuka Kembali

Air Terjum Tumpuk Sewu/ Foto Liputan 6.com

Jatim saat ini telah dikunjungi lebih dari 2,7 juta wisatawan. Ia menyebut dat per Sabtu 3 Oktober  sejumlah 2.711.448 wisatawan yang sudah berkunjung ke Jatim.

Eastjourneymagz.com-Tempat wisata di 38 kabupaten atau kota di Jawa Timur (Jatim) membuka ratusan tempat wisata. Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Tri Bagus Sasmito mengungkapkan pihaknya membuka kembali  555 tempat wisata.


"Data tersebut dari 969 DTW di Jawa Timur,” kata dia dilansir dari Surabaya.tribunnews.com, Senin (5/10).

Ia menambahkan Jatim saat ini telah dikunjungi lebih dari 2,7 juta wisatawan. Ia menyebut dat per Sabtu 3 Oktober  sejumlah 2.711.448 wisatawan yang sudah berkunjung ke Jatim.

" Pembukaan tempat wisata di Jatim diiringi dengan protokol kesehatan," kata dia.

Menurutnya hal tersebut berbeda dengan kondisi sebelum pandemi. Pembukaan tempat wisata tersebut diiringi dengan pemberlakuan protokol kesehatan.

Untuk itu pihaknya memberlakukan pembatasan kunjungan dan belum bisa menerima 100 persen kunjungan. Sementara itu pembukaan kawasan wisata juga dilakukan secara bertahap di setiap daerah masing-masing.

Ia menyebut sebagian besar daerah yang jadi lokasi tempat wisata sudah berada di zona oranye.

“Masih ada beberapa daerah daya tarik wisata yang masuk zona merah,”  pungkasnya.


Post a Comment for "Ratusan Tempat Wisata di Jatim Dibuka Kembali"

Suku Bajau yang Dapat Bertahan Lama di dalam Air, ini Alasannya
5 Tempat Wisata Indonesia yang Mirip Destinasi Luar Negeri
Viral Video Syur Mirip Youtuber Game Sarah Viloid
Sarah Viloid, Gamer Sukses yang Video Syur Miripnya Viral di Media Sosial
KPK Pastikan Expos Kasus Korupsi Bawang Merah Malaka Pada 10 Desember 2020
Chelsea Ndagung Tereliminasi dari Pop Academy Indosiar
Tradisi Berbagi Istri di Himalaya, Sang Adik Boleh Menikahi Istri Kakanya
GO"ET SENI SASTRA MANGGARAI
Makna Lagu Ende Tenang Kole Chelsea Ndagung yang Bikin Air Mata Meleleh
Mengenal Kaum Aghori, Suku Pemakan Mayat